Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tantrum adalah sikap meluapkan emosi pada anak berkebutuhan khusus yang dapat disebabkan salah satunya disebabkan karena ada keinginan yang tidak terpenuhi. Adapun sikap yang sering timbul ketika anak tantrum diantaranya seperti menangis dengan berteriak, menangis hinga berguling-guling di lantai, melempar dan membanting benda sekitar, hingga dapat memukul dan menggigit orang lain. Lalu bagaiman jika anak mengalami tantrum di tempat umum?

Terkadang kita sebagai orangtua merasa sulit untuk menjaga emosi kita ketika menghadapi anak yang tantrum di tempat umum. Mungkin jika tantrum tersebut terjadi di rumah, sebagai orangtua kita dapat bersikap tegas dan mengambil sikap. Namun akan menjadi sedikit kesulitan bila sang anak tantrum di tempat umum. ketika kita ingin bersikap tegas kepada anak, akan ada perasaan tidak nyaman karena situasi tersebut dapat menjadi perhatian bagi orang lain. Secara tidak sadar kita akhirnya merubah pola yang biasa sudah diterapkan dalam menangani  anak yang sedang tantrum agar tidak dipandang negatif oleh orang lain. Padahal sebaiknya kita usahakan untuk tetap bersikap tegas dan konsisten dalam menghadapi sang anak dimanapun dan apapun keadaannya.  Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan orangtua untuk menghadapi anak yang tantrum di tempat umum :

  1. Bersikap tenang dan tidak emosi

Berusahalah untuk bersikap tenang disaat menghadapi anak yang tantrum. Hindari sikap panik yang akan membuat anak akan semakin bertingkah dan membuat tantrumnya semakin menjadi, karena ia merasa akan ada yang mengabulkan permintaannya. Bila orangtua kurang tenang dan melihat tingkat tantrum anak semakin meningkat, hal ini dapat membuat situasi semakin tidak kondusif. Maka dari itu orangtua perlu menjaga emosinya dan tetap bersikap tenang.

  1. Cari tahu penyebab tantrum

Tantrum disebabkan oleh beberapa kondisi yang dialami anak seperti anak yang ingin makan, anak ingin bermain atau menginginkan hal lain yang belum bisa didapatkannya. Hal ini dapat membuat anak bersikap agresif, sehingga orangtua perlu membantu anak untuk menenangkan diri. Namun bila situasi tersebut terlihat sulit di kontrol dan anak semakin tantrum, maka sebaiknya orangtua mencoba untuk bertindak tegas.

  1. Memberikan waktu kepada anak untuk meluapkan emosi

Tips ini bisa jadi akan sulit dilakukan, karena ketika sang anak tantrum di depan tempat umum kita cenderung akan menuruti kemauan anak demi menghindari diperhatikan oleh orang lain. oleh karena itu jangan terlalu hiraukan orang lain, fokuskan perhatian kita kepada anak. berikan waktu kepada anak untuk meluapkan emosinya hingga ia mulai terlihat tenang. Tetap dampingi anak untuk menghindari terjadinya hal-hal yang di luar kendalinya.

  1. Memeluk anak

Saat anak sedang tantrum salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memeluk. Hal ini dapat membantu untuk menenangkan dan meredamkan emosi anak. Pelukan yang diberikan akan membuat anak merasa aman dan dihargai. Pelukan yang diberikan juga dapat dilakukan untuk menghindari anak melakukan suatu tindakan diluar kendalinya. Jika anak terus meronta, tetap tenang dan memeluknya tanpa berbicara.

  1. Berikan Penjelasan kepada Anak dan Buat Perjanjian

Sebelum pergi ke tempat umum, pastikan anak mengetahui tujuan ia akan ikut pergi. Berikan pemahaman kepada anak untuk dapat bersikap baik dan menjaga emosinya dengan baik. Dengan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada anak, kemungkinan terjadinya tantrum di tempat umum dapat diminimalisir karena ia belajar untuk mengetahui konsekuensi atas sikapnya di tempat umum.

Itulah beberapa tips yang dapat dijadikan refernsi dalam menghadapi anak yang tantrum di tempat umum. Semoga bermanfaat.

Penulis: Dicky Age Tresna, S.Pd

Picture: <a href=’https://www.freepik.com/free-photo/little-girl-showing-fist-in-studio_2367776.htm’>Designed by Freepik</a>

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail