Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Libur telah tiba! Pastinya banyak persiapan yang perlu dilakukan orangtua, khususnya untuk ayah bunda yang memiliki anak dengan autisme. Saat anak bersekolah, orangtua mungkin tidak terlalu pusing memikirkan kegiatan yang akan dilakukan anak selama seharian. Disaat anak bersekolah, sebagian besar orangtua menyerahkan tugas mengawasi anak kepada pengasuh atau kerabat yang dipercayai untuk mengasuh anak. Selama hampir seharian, anak sibuk beraktivitas disekolah dibawah pengawasan guru dan pihak sekolah. Namun bagaimana jadinya ketika waktu libur tiba ? Kerap kali dijumpai, orangtua dari anak dengan autisme merasa bingung ketika libur panjang tiba. Anak yang sebelumnya sibuk dengan kegiatannya sehari-hari kini untuk sementara akan berhenti sejenak dan menghabiskan waktu lebih banyak dengan berkegiatan di rumah. Tidak jarang anak menjadi bosan saat liburan, terlebih jika orangtua tetap harus bekerja, sehingga anak perlu menunggu di akhir minggu terlebih dahulu untuk dapat berpergian liburan. Maka dari itu orangtua perlu merencanakan kegiatan mandiri  apa saja yang dapat dilakukan untuk mengisi masa liburan anak. Berikut beberapa kegiatan mandiri yang dapat dilakukan orangtua bersama buah hati untuk mengisi waktu liburan:

  1. Bermain sepeda

Ketika liburan, ajaklah ananda untuk bersepeda di pagi dan sore hari. Selain untuk melatih kemampuan motorik kasarnya, ananda juga dapat bersenang-senang dari kegiatan bersepeda. Bersepeda juga dapat membantu anak untuk melatih kemampuan konsentrasinya. Karena pada saat bersepeda, anak akan menjaga konsentrasinya agar tetap berjalan pada jalurnya, baik konsentrasi terhadap pandangan maupun dalam mengkoordinasikan arahan kemudinya. Bagi anak dengan autisme yang belum bisa naik sepeda, momen liburan menjadi momen yang tepat untuk mengajarkan anak bersepeda. Selain itu, bermain sepeda juga bisa menjadi family  time yang menambah kedekatan antara anak dan orang tua. Ajaklah anak bersepeda di taman atau tempat rekreasi baru yang belum pernah didatangi sebelumnya. Mengeksplor tempat dan lingkungan baru dapat menarik minat anak untuk bersepeda bersama keluarga tercinta.

  1. Beres – beres rumah

Pada saat liburan, kegiatan beres – beres rumah merupakan salah satu alternatif dalam mengisi liburan si anak.  Mulai dari membersihkan lingkungan luar rumah hingga bagian dalam rumah. Manfaatkan momen liburan ini untuk bisa mengajak anak membereskan rumah secara mandiri, mulai dari menyapu, mengepel dan lain sebagainya. Momen ini juga dapat menumbuhkan kesadaran anak untuk menjaga lingkungan sekitarnya agar terjaga kebersihan dan kerapihannya. Apabila usia anak masih dini, anak dapat diajarkan dengan intruksi-instruksi sederhana seperti mengambilkan sapu, merapihkan mainan, dsb.

  1. Memasak

Momen memasak juga bisa dijadikan kegiatan untuk mengisi liburan. Mencari aneka resep yang unik dapat menarik perhatian anak untuk memasak. Biarkan anak menentukan menu yang ingin di masak serta mencatat bahan-bahan yang dibutuhkan untuk kemudian membelinya di pasar atau swalayan. Memilih dan membeli aneka bahan masakan, dapat menjadi pengalaman baru bagi anak serta menjadi sarana belajar untuk mengenal aneka jenis sayuran, buah-buahan dan bahan-bahan masakan lainnya. Bersosialiasi dengan situasi lingkungan jual-beli (pasar), mengenalkan konsep uang, konsep mahal atau murah juga dapat dilakukan ketika belanja keperluan memasak. Setelah membeli seluruh keperluan, ajak anak untuk menyiapkan bahan-bahannya. Anak dapat belajar mengenal aneka peralatan masak serta kegunaannya. Dampingi anak sembari ia mencoba dan mengeksplor kemampuannya saat memasak.

  1. Mewarnai

Selain melatih motorik halus, kegiatan mewarnai juga dapat melatih koordinasi mata dan tangan. Gunakan aneka media untuk mewarnai, seperti crayon, pensil warna maupun cat warna sehingga anak dapat membedakan tekstur dan cara penggunaan dari aneka alat warna yang berbeda. Orangtua juga bisa mengajak anak bermain warna, dengan cara ereksperimen mencampurkan aneka warna. Kegiatan ini dapat menarik perhatian anak, serta mengkesplor kemampuan anak untuk mengenal aneka macam warna baru yang mungkin belum dikenal anak sebelumnya.

  1. Pergi ke tempat rekreasi

Liburan rasanya kurang pas jika belum pergi ke tempat rekreasi. Orangtua dapat mengajak anak untuk pergi berenang atau rekreasi ke tempat umum lainnya. Dengan pergi ke aneka tempat baru, dapat mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan yang ramai. Selain itu dengan mengunjungi tempat rekreasi, orangtua dapat melatih kekampuan motorik kasar anak. aktivitas berjalan, menaiki tangga, berlari, berenang dsb dapat dilakukan di tempat-tempat rekreasi seperti taman bermain, water park, kebun biantang, dsb.

Semoga informasi ini bermanfaat. Happy parenting and happy holiday!

Penulis: Dicky Age Tresna, S.Pd

Picture: <a href=”https://www.freepik.com/free-vector/happy-family-traveling-in-hand-drawn-style_1952385.htm”>Designed by Freepik</a>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail